Jenis-jenis Semen
Konstruksi

Jenis-jenis Semen Paling Banyak Dipakai

Dulu mungkin Anda hanya mengenal satu jenis semen saja, yang warnanya abu-abu gelap ketika terkena air. Tapi seiring perkembangan zaman dan kebutuhan, produsen mencoba mengakomodir semua kebutuhan konstruksi sehingga lahirlah berbagai jenis material tersebut. Tentunya penggunaan akan berbeda, begitu juga bahan pembuatannya. Penasaran dengan apa saja jenisnya?

Jenis-jenis Semen

8 Jenis Semen Ini Wajib Diketahui

Delapan jenis material perekat pada dunia konstruksi ini dipakai untuk berbagai keperluan, dari bidang konstruksi umum seperti perumahan sampai konstruksi khusus dan butuh penanganan khusus.

1. Portland

Adalah jenis yang paling banyak dipakai di dunia konstruksi, dan penjualannya paling tinggi. Bentuknya seperti butiran halus dengan warna abu-abu, yang terbuat dari mineral tanah liat dan batu gamping yang dipanaskan. Jika dibandingkan jenis lain, harga semen Portland paling murah, karena pembuatannya sangat mudah dan bahan baku mudah didapat.

Jenis ini memiliki lima varian dengan kandungan yang berbeda, penggunaannya juga berbeda. Mulai dari barian tipe I untuk konstruksi umum seperti perumahan dan jalanan, kemudian tipe dua untuk kawasan perairan. Hingga tipe V yang dipakai hanya untuk kawasan, dengan tanah mengandung sulfat tingkat tinggi.

2. White Cement

Merupakan material berbahan utama magnesium oksida dan besi rendah, biasa dipakai untuk kebutuhan konstruksi bidang dekorasi. Juga untuk hasil akhir pada dinding di dalam atau luar ruangan, terutama untuk oelapis teraso, ubin, atau sambungan pada profile.

3. Super Masonry

Kalau jenis yang satu ini dipakai untuk pembuatan genteng beton, paving block, hollow brick, karena punya komponen untuk dibentuk maksimal dengan kepadatan material yang tepat.

4. Oil Well

Jenis semen ini sangat tahan terhadap kandungan sulfat yang tinggi, termasuk temperatur pada tingkatan tertentu. Material ini digunakan untuk membuat sumur minyak bumi, yang terletak di permukaan laut maupun di bawah laut. Karena tidak akan hancur, saat diaplikasikan dan tetap tahan lama.

5. Portland Composite

Hampir sama dengan jenis Portland, jenis yang satu ini juga banyak dipakai untuk konstruksi umum. Meskipun bahan dan cara pembuatannya agak berbeda, karena terak yang digiling diberi bahan untuk mengikat kandungan hidrolis di dalamnya.

6. Special Blended

Ini adalah semen khusus yang hanya diproduksi untuk pembuatan beberapa kawasan jembatan di Indonesia. Seperti saat pembuatan jembatan di kawasan Surabaya menuju Madura, atau dikenal dengan jembatan Suramadu. Beda dengan jenis lain yang ada dalam bentuk bubuk, semen ini hanya disediakan oleh produsen dalam bentuk curah.

7. Portland Pozzoland

Tiga bahan utama pembuatannya adalah gypsum, terak, dan pozzolan, kemudian digiling dengan proses tertentu. Sehingga menghasilkan material yang cocok untuk pembuatan beton massa, dermaga, hingga bangunan untuk kebutuhan irigasi. Harga semen ini juga cukup tinggi mengingat penggunaannya yang tidak sembarangan.

8. Anti Bacterial

Adalah material yang merupakan campuran dari jenis Portland, dengan bahan khusus anti bacterial agent. Dapat digunakan untuk membuat bangunan, yang terletak di kawasan rentan jamur dan bakteri. Contohnya pembangunan kolam renang dan berbagai jenis pabrik.

Itulah delapan jenis semen yang paling banyak digunakan di dunia konstruksi Indonesia dan dunia. Jadi bagi Anda yang ingin membangun rumah, kantor atau bangunan lain bisa lebih paham mana jenis yang cocok dipakai. Sehingga konstruksi bangunan jadi lebih kokoh, kuat, dan tahan lama. Kalau masih ragu tinggal konsultasikan dengan ahli konstruksi atau pemilik toko material bangunan.

 

Dapatkan harga semen terbaik hanya di temtera.com

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *